Buat yang bergelar Hamlatul Quran

Takdir telah menentukan kita sebagai pendokong, pemelihara,dan penghafaz Al-Quran. Walaupun sebelum ini kita tidak pernah terlintas di fikiran kita untuk menjadi seorang hafiz, pada saat ini juga kita akan mempersoalakan mengapa kita memilih bidang ini sedangkan diri ini tidak mapu menanggungnya. Adakalanya kita memberontak untuk menamatkan bidang ini di sini. Semuanya bertitik tolak dari ancaman Allah S.W.T kepada mereka yang melupakan dan tidak mengamalkan Al-Quran. Sebenarnya kita tidak mampu untuk menguasai 30 juzuk dan beramal dengan ajaran-ajaran yang terkandung didalamnya tanpa izin dariNYA. Apabila mengenangkan semua ini, kita hampir patah semangat dan hampir berputus asa. Namun berbekalkan sedikit keimanan yang Allah titipkan buat kita, semangat kita bisa teguh kembali kerana kita beriman pada Qadha' dan Qadhar Allah. Kita juga yakin dengan firman Allah: "Allah tidak akan membebankan sesorang denagn apa yang dia tidak mampu"

Allah tidak pernah berdusta denagn kalamNYA, jadi kita adalah orang-orang pilihan Allah yang mampu. kita adalah The chosen One yang mampu menjaga dan memelihara kalimahnya. Oleh itu, kita harus susuli pula kalam Allah dengan ayat " Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah sesuatu kaum itu sehingga mereka mengubah diri mereka sendiri "

Ya, sesunnguhnya allah tidak akan merubah diri kita, kita sendirilah yang menentukannya agar termasuk ke dalam golongan orang-orang yang mampu memelihara Al-Quran. Hisablah diri, apakah cukup hanya dengan 4 jam berhadapan denagn Al-Quran dapat melepaskan diri daripada dosa. Andainya masa tersebut didugunakan untuk jihad fisabilillah, Alhamdulillah. Tetapi bagaimana jika ia digunakan dengan sia-sia? Fikirlah dan mohonlah pertolongan dari Allah. namun sekiranya kita telah bermujahadah sebaliknya masih belum diizinkanNya, jangan putus asa.AMIN YA RABB!


EmoticonEmoticon